Sunday, February 9, 2014

Istirahat sejenak. Melepas lelah

.....

Seperti sehabis berlari marathon, perasaan gue capek banget. Mungkin karena habis berlari, berlari mengejar kamu. Untuk melihat senyum kamu yang sulit untuk aku dapatkan. 

Atau gue abis lari buat menghindari dia. Melelahkan. Sungguh melelahkan.

Maka gue berfikir ambil waktu untuk beristirat. Ambil nafas, rehat sejenak dari hiruk pikuknya percintaan yang rumit.

Ah rumit. Memang. Gua gak pernah ngerti jadinya, sebenernya cinta gua bakal bermuara kemana. Hahahahaha.

Yaudahlah ya... skarang mah waktunya gue buat ambil nafas panjang, pasang kacamata kuda dan jadikan semuanya hanya untuk Fun!. Gak mau serius2 buat nanggapin. Kalo emang mau pada serius ngomong langsung aja sama Ayah, ntar baru gue tanggapin serius.

Cukup buat mencari cinta sementara. Sekarang waktunya buat mencari Imam dimasa depan #aehhh...

Jadi mariii kita nikmati sendiri yang nggak pernah sepi ini. Yeay.

Tuesday, February 4, 2014

Perasaan Ini Apa Namanya?

....

Sebuah pertanyaan yang gue belum temuin jawabannya. Perasaan ini apa namanya???...

Berawal dari sebuah social media, gue berkenalan dengan cowo yang cukup nice buat gue. Gue kenal sama dia karena gue lagi iseng megang salah satu akun pejalan, dan terlibat jual - beli kaos yang akhirnya dia dan atau gue saling menyimpan no handphone. Jauh sebelum itu kita suka bercanda sampai akhirnya dia menemukan siapa gua sebenernya. 

Waktu terus berlanjut, bukan lagi twitter sebagai media sapa, sms, wasap dan bbm pun akhirnya kita jadikan sebagai media tegur sapa. Dia baik dan suka melucu. Gua suka.

Belum, kita belum pernah bertemu, gua penasaran sih, kek apa sik penampakannya. Tapi lama - lama rasa penasaran gua hilang. Gue mulai sibuk dengan hubungan baru gue. Iya sama si dia - yang - berbeda. 

Lama kelamaan kita semakin sering bertegur sapa, berbicara lewat telpon. Gua biasa aja, gua suka bercanda. Beberapa kali dia bercanda "Menembak" gue entah di twitter atau di pesan text. Gua hanya tertawa, itu lelucon, bukan beneran. 

Namun lambat laun gua merasa ada yang aneh. Dari kata - kata yang dia ucapkan, dari gambar yang dia kirimkan, sepertinya ada perasaan didalamnya. Gue mulai berpikir, ini gue yang kepedean, atau emang dia punya perasaan lebih?. Gak mau ambil pusing, gue pikir gue yang terlalu kepedean. Waktu itu gak tepat banget buat buka perasaan setelah gue berpisah sama dia - yang - berbeda. Abang.

Tapi... semakin lama, semakin terasa, tapi tetep gue gak mau berpikir kearah sana. Gue masih cuek dan bodo amat sama perasaan itu. Gue masih mau nyembuhin luka.

Sampai akhirnya, kita memutuskan untuk liburan akhir tahun bersama. Yang seharusnya liburan itu gue isi dengan planning yang sudah dibuat jauh - jauh hari, namun akhirnya batal karena ke egoisan masing - masing. Kita memutuskan secara mendadak untuk ke Jogja. Berangkatlah kita.

Pada saat pertemuan itu, sumpah gua merasa amat sangat bosan. Dia terlalu pendiam, sulit buat gue buat menyeimbanginya. Harusnya liburan saat itu gue manfaatin buat jalan dan lebih mengenal dia. Tapi gue gak mau. Gua terlalu bosan buat menjadi orang yang memutuskan, dia mau kemana aja asal sama gua. Itu sweet buat gua, tapi gue butuh perlawanan, gue gak biasa dalam suasana seperti itu. Liburan gue berantakan. Sama sekali nggak berkesan. Kali itu Jogja tak memiliki cerita. 

Dalam perjalanan pulang, disana gue semakin merasa dia memiliki rasa, tapi gue tetep nggak percaya. Gue ignore semuanya, gue anggap itu biasa. Tapi gue nggak bisa bilang kalo gue nggak suka dia, gue nggak bisa bilang kalo gue nggak sayang dia. Gue bingung.

Gue semakin bingung sama perasaan ini saat dia tertidur bersandar pada kaki ini, tangan ini, iya tangan ini rasanya ingin mengusap punggungnya, satu hal yang paling gue suka lakukan untuk orang - orang yang gue sayang. Tapi gue nggak mampu buat melakukannya. Pikiran gue melayang. Akhirnya hanya membuat tangan ini mendarat di punggungnya, tanpa mengusapnya. 

Perjalanan masih panjang, gua mulai tertidur pulas. Namun tiba - tiba, terasa ada yang menggenggam tangan ini. Gua kaget, gue senang, karena gue merasa tenang karena malem itu bis terasa sangat dingin. Namun lagi - lagi tangan ini nggak mampu untuk mendekap tangannya. Bukan, bukan gua nggak mau, tapi rasanya gue nggak mampu. Saat kepalanya bersandar dipundak gue? rasanya gue mau nangis. Tuhaaaan... aku nggak ngerti sama semua perasaan ini. Bukankan aku mencari seseorang yang menyayangi ku? namun mengapa aku tak mampu menyayanginya?? ... dan lagi - lagi aku menangis.

Setelah semua itu terjadi, gue tau, kalo memang dia memiliki rasa itu, rasa sayang buat gue. Seminggu gue nggak bisa tidur, seminggu gue cuma bisa mikirin dia. Kok bisa??? gue nggak ngerti sama perasaan gue. Gue nggak mau sama dia, tapi gue juga nggak tega ngeliat dia kaya gitu. Mencintai tanpa dicintai itu sungguh siksaan berat, gue pernah merasakan itu. Tapi gue juga nggak mampu buat sayang sama dia. Tapi gue ... 

Sumpah rasanya mau teriak. 

Mencoba untuk menunjukan bahwa gue baik - baik saja. Membuat dia berpikir kalo gue cuma seorang Pemberi Harapan Palsu. Jleb. Sakit. Sakit banget pas gue denger semua itu. Gue berusaha menjelaskan. Mungkin hatinya sudah terlalu sakit. Gue mundur. Tidak lagi saling bertegur sapa.

Sampai suatu hari gue merasa tercolek sama sebuah twit di timeline "Entah apa yang membuat kita saling canggung. Hingga sapa menjadi hal yang paling langka." iya itu tulisannya. Gua nggak pernah tau itu tulisan untuk siapa, tapi entah gue merasa. Terlalu sensitif gue sekarang ketika menanggapi beberapa tulisannya. Membuat hati terlalu sakit. Sampai akhirnya gue memberanikan diri buat stalking twitternya. Hal yang nggak pernah gue lakukan sebelumnya. Dan hati terasa makin sakit ketika membaca beberapa tulisan lainnya ..

"Siapa tau orang yang sedang kamu kecewakan saat ini justru dia sedang merencanakan kebahagiaan untukmu." ..

 "Entah apa yang membuatku jatuh cinta pada perempuan yang tak mencintaiku."..

Gue nggak pernah tau tulisan itu maksutnya apa dan untuk siapa, tapi yang gue tau perasaan gue langsung berantakan pas baca tulisan itu. Sampai akhirnya semalam dia bilang kalo dia sudah move on dari gue. Gue senang!!, jujur gue seneng banget dengernya, karena sepertinya beban rasa tidak enak sedikit berkurang. Lalu dia bertanya lagi  "Emang nggak sedih kehilangan orang yang sayang sama kamu?", gue cuma bisa bilang " yang bikin aku sedih adalah aku gabisa buat orang yang sayang sama aku bahagia". Iya gue sedih ketika gue nggak bisa nyayangin dia balik, tapi emang gue gak bisa mau dipaksa kaya apapun juga. Ketika gue tanya, kenapa dia sayang sama gue, dia cuma jawab "Emangnya sayang butuh alasan?". Gue langsung terdiam. Kaku. Bisu. Gue merasa tidak menjadi orang yang bersyukur, Tuhan sudah mengirimkan orang yang sayang sama gue tanpa sebuah alasan, tapi gue hanya bisa menyia - nyiakan. Ada penyesalan didalamnya. Kenapa gue nggak mencoba dan berusaha untuk menyayangi dia??.

Pertanyaan itu masih menggantung. Gue belum bisa menemukan jawabannya, sama halnya gue juga belum pernah bisa ngerti, perasaan yang gue rasain ini apa namanya??!!.

Thursday, October 17, 2013

Sepenggal cerita bersama dia yang berbeda

...
" Ku lukiskan lagi.. Sebuah ingatan... Yang mungkin tlah terlupakan, jauh dulu ...
      Kau sapa hangat hariku.. mengungkap kebahagiaan yang terpendam, sejenak penuh arti..." 
                                                                                                                     Dan Ternyata - Kerispatih

Entah kenapa malam ini gue mau buka blog dan nulis lagi. Nulis sebuah cerita yang hampir berakhir bahagia, namun ternyata harus terluka. Luka yang terjadi di tempat yang "sama", namun dengan cerita yang "berbeda".

Berbeda, bukan lagi karena seorang pecundang, atau seorang pengecut. juga bukan seorang Pria-Jawa yang selalu gue agungkan, atau Pria-Dewasa yang selalu gue-elu-kan. Dia berbeda, iya sosok yang berbeda. Sosok yang tak pernah gue sangka dan duga. Sosok yang jauh dari sebuah impian.

Sahabat gue selalu mengingatkan "Nggak boleh terlalu rasis, pemilih. Terima siapapun yang memang mencintai kamu. Walau dia bukan Pria Jawa". Pernah ada beberapa yang mendekat, dan gue mundur teratur, karena dia bukan Pria Jawa. Iya. Sedari dulu kepingin punya pasangan orang Jawa dan lebih beberapa tahun usianya diatas gue. 

Namun pada akhirnya gue jatuh cinta sama dia-yang-bukan-pria-jawa-dan-lebih-tua. Di awal pertemuan yang nggak pernah gue duga. Tapi memang tersirat "lucu nih" di otak gue saat gue pertama kali jabat tangan dia. Sekitar bulan November 2012 lalu. Kenapa gue bilang lucu. Karena dia punya senyum yang manis, iya manis banget, dan tinggi. Setelah beberapa hari dari pertemuan pertama itu, gue coba stalking Facebooknya dia. Liat aja sih, in-relationship atau nggak. Gue lupa waktu itu gue atau dia yang nge-add Facebook duluan. Sepertinya dia deh. Karena gue males nge-add orang hehehhe. And yes he is in a relationship, oke bye, penasarannya sudah hilang, sukanya? udah nggak dong.

Ketemu dia lagi itu sekitar bulan lupa gue antara Januari atau February gitu. Tapi di rentang waktu Nov - bulan itu gue sempet beberapa kali komunikasi sama dia lewat facebook chat atau twitter. Di pertemuan kedua, hati gue mulai ngomong "Ihh.. asik juga nihh bocah", sempet ngobrol sebentar, dari logatnya gue sudah mendeteksi dia itu bukan Pria Jawa, lagian juga kan dia juga udah punya pacar, so?? wasting time lah ya...

Singkat cerita, entah gimana gue jadi suka chat sama dia. Ngobrol dan cerita - cerita. Karena dia memang asik banget buat diajak ngobrol. Lo mau cerita atau share apa aja sama dia pasti nyambung, dan yang takjubnya, selera musik kita nyambung banget. Beberapa lagu yang sama - sama kita suka. Pernah seharian kerjaannya cuma share link youtube. Perasaan gue? Seneng lah, punya temen baru dan klop.

Sampai pada akhirnya, gue gak tau semua berawal dari kata - kata apa dan dimana dan lagi ngapain, kita jadi sering chat. Cerita dari hal umum sampai pada akhirnya mengerucut dan gue tau bahwa dia sudah single. Oke, tapi gue tau juga ternyata dia bukan Pria Jawa dan usianya sama kaya gue. Saking seringnya chat di facebook, akhirnya gue merasa "kecanduan". Rasanya ada yang hilang gitu kalo nggak ngobrol sama dia, tapi juga suka gengsi kalo mau ngajak dia ngobrol duluan. yeh WEMEN! hahhahha. Sampai pada suatu hari gue sangat - sangat mencari dia, tapi facebooknya nggak online, tapi sebenernya gue punya no hapenya dan atau ada wasapnya tapi tetep gue gak berani nyapa. Dan jeng - jeeeeennngggg, Jam 1 pagi gue dapet mssg di inbox fb yang isinya " vie.. smsin gue no hape lo dong" .. YOU KNOW WHAT???!! MATA GUE LANGSUNG SEGER, SAHUR GUE LANGSUNG NGGAK KESIANGAN DAN GUE GAK BERHENTI SENYUM - SENYUM SENDIRI. Bergegas gue sms dia, dan taraaaaa akhirnya gue wasapan sama dia. CIYEEEEEE ....

Oke terindikasi kalo gue naksir dia, cuma naksir aja lho. Karena dia orang nya careeeeeee banget dan PINTER! GOD, poin plus plus banget deh. Akhirnya gue punya temen share yang asik, pinter, dan bonus orangnya MANIS. Iya gue belum jatuh cinta, belum. Masih nyari Pria Jawa gue. Tapi gue suka saat dia menyelipkan kata "dear" disela chatnya sama gue. Perhatiannya yang ih pokoknya rasanya gue punya abang deh, kaya anak kecil yang dimanja kakak laki - lakinya. Banyak penggalan kalimat dia yang masih tertanam di otak gue yang akan tetap tertanam, karena itu indah :'). 

Sampai pada akhirnya gue bisa ketemu lagi. GUE NGGAK BISA TIDUR PAS TAU BESOK MAU KETEMU SAMA DIA. Pake baju yang mana ya??? udah rapi belum yaa?? setelah puas ngacak - ngacak lemari akhirnya pilihan gue pake baju standar. Kemeja hitam dan jeans sobek kesayangan gue, dalam hati gue "dia harus melihat gue apa adanya" :D. Pertemuan ketiga gue ini rasanya beda, jauuuhhhh bedaaaaaa banget sama ketika bertemu pertama dan kedua. Deg - degan parah, grogi, dan bahkan sampe gue gak mampu buat ngobrol lama sama dia, cuma sekedar say hello, trus gue lanjut ngobrol sama yang lain, tapi tetep mata gue sambil ngelirik berharap bisa ngeliat senyum manis dia.

I don't expect too much dipertemuan itu. Biasa aja. Cuma hati deg - deg serr bisa ngeliat senyum dia, memperhatikan tingkah dia, gaya bicaranya dan hal - hal yang, orang jarang perhatikan, tapi gue perhatiin secara mendetail hahhahhaha. Apa yang gue gak harapkan tapi gue ingin itu terjadi. GUE PULANG BARENG SAMA DIA, HORAAAAAYYYY, dan memutuskan untuk mampir ke suatu tempat. Gue nyesel lho, kenapa nggak gue iya-in aja ya pas dia ngajakin gue ke pantai. Walau harus makan fastfood tapi kan kepantaiiiiiiiii berduaaaaa sama gebetaaaaannnnnnnnnn *selftoyor*, dan gue sempet bengong pas di parkiran, sampe dia negor " Heh! Bengong, ayo naik", sumpaaahhh gue mau ngakak kalo inget, waktu itu dipikiran gue itu "yes!!!!!!" dan gak nyangka hahhahhah. 

Tau nggak? gue masih merekam dengan jelas, hal - hal kecil yang terjadi pada malam itu, yang pasti senyumnya dia ituuuuu yang gak akan bisa gue apus. Lagi di motor, nengok kebelakang dan tertawa kecil, Tuhaaaaaaaaaaaannnnnnnn ampuuuuunnnnnnn sumpah manis bangeeeeeeeeeeeeeettttttttttt, dan gue masih inget di jalan mana dia melakukan itu. Dan yak gue juga inget pas dia bilang " Ada gue yang bakal ngingetin lo terus" kejadian itu terjadi dibelokan Stasiun Kota pas ada busway lewat. Ngobrol panjang sampai malam, puas banget gue, malam itu mungkin kadar gula gua naik, dan bisa berpotensi diabetes, karena di suguhin senyumnya dia yang super manis pisan. 

Dan tiba pada saatnya gue menyadari bahwa setelah malam itu gue Jatuh Cinta sama dia. Bukan lagi hanya sekedar teman, kakak atau apalah itu, Tapi hati ini terisi dengan sebuah harapan. Harapan untuk hidup bersama. Terlalu jauh memang, tapi memang gue gak mau sementara. Bukan lagi sekarang saatnya untuk main - main. Bukan lagi hanya untuk mencari kesenangan atau status semata. Bukan. Karena makhluk seperti dia itu sudah mendekati sempurna untuk menjadi Imam dalam sebuah Rumah Tangga. Aku ingin dia Tuhan, ingin sekali. Selalu gue sebut nama dia di ujung doa, penuh pengharapan dan meminta Allah untuk meridhai.

Tapi memang mungkin, bukan dia. Allah belum kasih jalannya buat gue dan dia untuk bersama, bahkan hanya untuk menjadi sepasang kekasih yang berpacaran saja tidak. Allah punya kehendak lain. Setelah berpisah ( dengan ditandai tidak adanya ritual harian) selama sebulan, semenjak kejadian malam itu yang menjadi awal perpisahan. Gue nggak nangis. Karena gue nggak merasa tersakiti. Puncaknya gue menangis itu 3 hari yang lalu. Saat gue harus menahan rindu, bukan rindu untuk bertemu, namun rindu akan segala ritual harian kita, Itu yang membuat gue rindu sampai akhirnya pecah dan nangis. Tapi abis itu yaudah, dan malam ini gue tersadar ketika gue baca " Memangnya kalo inget harus wasap setiap hari?". Kata - kata itu jujur sangat nusuk, sakit tapi gue sadar, memang benar sih. Kita bukan kita yang dulu, gua harus tau itu. Mungkin sekarang saatnya kita sama - sama membuat ruang baru dan jarak. Itu yang sulit, yang berat. Tapi gue yakin gue bisa. Dan gue nggak tau sampai kapan gue bisa menjawab pertanyaan itu. 

Bahagianya gue adalah gue ketemu dia yang berbeda. Dia tetap menjadi teman yang baik, hanya saja kita butuh waktu. Karena memang dari awal sudah gue persiapkan semuanya. Gue udah tau resiko -resikonya. Awalnya gue kan hanya mau menikmati, tapi ternyata sama Allah nggak boleh. Takut terlena - kelamaan dan terjebak, hanya wasting time. Nanti kalau yang "lain" datang bisa mundur lagi. Iya cerita ini berkhir bahagia. Bahagia dengan cara yang lain. Terimakasih ya Allah kau tunjukan jalannya. Terimakasih abang untuk 3 bulannya :).

"Dan ternyata... Kau sanggup membunuh rasaku.. untuk bertemu lagi dengan mu...
     dan ternyata... perpisahan dulu, mungkin itu luka, namun ku tetap mengenangnya... dan ternyata indah.."

Ps. Semua voice note, rekaman lagi nyanyi dan beberapa rekaman lainnya ilang karena mmc corrupt dan walau udah di recovery tapi tetep nggak bisa kebuka. Mungkin ini jalan dari Allah supaya gue lupa sama semuanya :')

Wednesday, July 24, 2013

Sakit feat. Galau

Heyho..

Lama nggak nulis, lama nggak cerita - cerita, lama nggak menggalau (disini i mean). Hell-yeah sesuai judul Sakit featuring Galau. Sepaket banget deh buat gue. Nggak sakit aja suka mendadak galau, apalagi ditambah sakit, tambah - tambah dah galau. Random abis feelingnya langsung.

Iyak random banget, pertama gue galau gara - gara gue takut kehilangan orang yang lagi gue PDKT-in. Iya gue lagi mau coba maju buat deket sama orang, gue ketemu sosok yang ih-gue-banget, dan gue berani maju karena gue yakin dia bukan pacarnya temen gue dan dia nggak punya pacar. 

Awalnya gue ragu buat maju, karena ya itu gue orangnya takut banget, karena sering salah jatuh cinta maka gue takut banget buat sakit hati lagi. Buat merasakan cinta sendiri dan buat merasa takut kehilangan. Tapi gue dapet semangat dari temen gue bahwa gue harus terus melangkah dan yakin 

"if you believe that everyone must be hurt you, I guarantee 99% it will happen and if you believe that everyone you love must be act you so good, care bout you, understand you, etc, it also will happen "

Setelah dapet wejangan seperti itu gue yakin buat melangkah. dan karena juga gue ngeliat dia cukup "baik" sama gue, makanya gue beraniin buat maju. Sampai kemarin dan bahkan hari ini gue mulai lagi meragu (Emang dasar orang feeling-introvert) mulai mikir macem - macem, segala ketakutan dan yang paling nyata adalah rasa takut kehilangan dia, padahal dia juga belum jadi pacar lho! Hell-O!!. 

Nah itu makanya gue sekarang lagi galau banget, gue maju terus sampai tahu jawabannya atau mundur? hih!. Terus apa hubungannya sama sakit? nah gara - gara sakit jadinya makin mikir dalem, mikir kenapa pesan gue ga dibales lah, kenapa dia cuma gitu aja, kenapa ini kenapa itu, rewel kek bocah :/

"Seberapa Pantaskah kau untuk ku tunggu? cukup tangguh kah diriku untuk selalu ku andalkan? Mampu kah kau yakinkan ku disaat aku bimbang? "

Dan yang bikin galau makin random gegara sakit ini adalah GUA RASANYA MAU BALIK LAGI SAMA -DIA-YANG-PERNAH-NYIA-NYIAIN-GUE! I NEED SOMEONE LIKE HIM! gosshh!! padahal jelas - jelas masa depannya dia aja nggak jelas, player. Tapi gue suka cara dia memperlakukan gue. dulu. puufft.

"Adakah kau mengerti kasih rindu hati ini tanpa kau disisi, mungkinkah kau percaya kasih bahwa diri ini ingin memiliki lagi ... "

Oke gue bener - bener random banget malem ini, pengen nangis aja muluk kerjaannya. Khawatir, was - was, takut, ah butuh dipeluk banget. Di peluk dia #ngok.  Dan tiba - tiba juga pengen makan bebek kaleyo, bebek muda sambel mangga atau bebek rica - rica. Eneg banget rasanya. Kan makin random. Yaudahlah ya kalau begitu udahan aja, bobok aja ntar ketelatan 1/3 malamnya, gue mau nangis aja ntar. 

See ya!

Monday, April 22, 2013

Kamu tau nggak?

Dulu aku merasa kamu suka aku,  aku merasa kamu care sama aku,  kamu tau nggak kalo aku seneng?

Aku inget "panggilan"  kita waktu itu,  sedikit geli pas denger atau ngucap,  tapi kamu tau nggak kalo aku bahagia?

Waktu kamu bilang kamu cemburu aku marah,  kamu tau nggak kalau hati ku berterimakasih?

Kamu pernah nanya sama aku,  aku anggap kamu itu apa?  Terus aku jawab,  temen.  Kamu tau nggak kalo aku bohong?

Dan waktu kamu akhirnya pergi ninggalin aku,kamu tau nggak,  kalo aku menyesal tak menunjukan bahwa sebenarnya aku....

Ah.... Aku menyesal..  Memendam perasaan jauh tidak enak ketimbang merasakan ditolaknya cinta.

Serba salah!  Serba sakit!

Kamu tau nggak,  aku mulai mencintai mu... 

*ngumpetdibawahselimut*

Published with Blogger-droid v2.0.10

Wednesday, April 17, 2013

Terbunuh oleh lagu ...

Hahahha, iyak gue lagi "terbunuh" sama lagu - lagu cinta yang mendayu - dayu ituuu. Giling!! gue dibawa ke ruang waktu yang lain sama lagu - lagu itu buat masuk ke masa - masa suka - duka gue sama dia-yang-terakhir-pernah-singgah-dihati *sigh*.


" Suratku ituu, bingkisan luka dihati, jangan kau hempas, meski tak ingin kau sentuhhhh ...."
Hedi Yunus - Suratku



" ... Ku disini, sepertinya masih berharap, meski tak mungkin ku menunjukannya, kenyataannya, membuatku sedikit gila!"
Maliq n'dessential - Terlalu



" Bila memang ku yang harus mengerti, bilaku bukan yang ingin kau miliki, salahkah kah ku bila, kau yang ada dihatikuuu ..."
Maliq n'dessential - Untitled

Sebenernya masih banyak, tapi udah ah segini aja, ini juga random banget kenapa tiba - tiba gue nulis ginian, padahal gue lagi dikejar dateline buat proposal *sigh*. Lagu - lagu ini mampu 'membunuh' gue sampe gue 'mati' tak dapat berkata - kata dan akhirnya nangis lagiii. Udah setaun oyyy susah bener ngelupainnya pffft. Udah ah, udah maghrib. see yaa ...

Eh iya sekali lagi gue mau bilang kalau : " MOVE ON IS NEVER ENDING STORIES" #Sekian

Tuesday, March 5, 2013

Dan air mata itu terjatuh lagi

Doing something stupid last night *sigh*


Iya.. semalem ceritanya gue nonton Rectoverso lagi bareng Bena. Pas baliknya itu hujan deres banget banget. Anginnya mayan kenceng juga. Gue dijalan momotoran dan hujan - hujanan. Pas lagi deres - deresnya, tiba tiba gue nyebut nama dia, iya dia-yang-ada-di-blog-ini-kisahnya, dan pada saat itu juga air mata gue deres banget sama deresnya kayak hujan pada saat itu. Dengan sesegrekan nangis kek bocah nggak boleh main keluar, dibawah rintik hujan sambil naik motor dengan kecepatan 40km/jam mulut ini mengungkapkan isi hati " Vieka masih sayang mas ... ya Allah" entah kenapa gue bisa tau - tau ngomong kek gitu. Sama sekali pada saat itu gue nggak mikirin dia, atau nyebut namanya, atau mengingat hal - hal tentang dia. Tapi kenapa??? hmhhh

Hampir setahun gue kenal sama dia, dan hampir 7 bulan gue harus move on dari dia. Gue terlalu yakin gue bisa move on, dan kenyataannya hati gue belum. Hati yang paling dalam. Hati yang masih suka merasa sakit kalo ketemu dia, hati yang masih merasa sakit kalo harus inget kembali tentang dia. Hati yang masih... *bigsigh*

Dan yang harus gue lakukan adalah membuka hati dengan sebenar - benanrnya dibuka. Bukan hanya dibuka tapi sayang gue dan pikiran gue cuma dia - dia - dia - dia. Dia selalu jadi patokan, semua harus seperti dia. Padahal, gue gak bisa memaksa itu semua. Setiap orang lain itu berbeda *sigh*. Gue sadar kenapa gue masih ngelakuin ya? ahhh dasar cinta!.

Apa itu sesuatu yang bodoh?, dan gue menjatuhkan air mata gue lagi buat dia yang nggak pernah pantas buat gue tangisi?

Tapi setelah nangis itu hati gue jadi lebih ringan. Kadang memang dengan menangis itu kita bisa mengobati sakit hati, dan bikin beban di dada lebih berkurang.

*bigsigh*

Tuesday, February 26, 2013

Kriteria Pasangan ??

Hmhhh...

Tiba - tiba aja gitu gue kepikiran buat nulis ini. Tadi pas makan siang sempet ngobrol dikit - dikit sama ka della soal kriteria pasangan. Ternyata orang ada yang bener - bener mau pacaran hanya dengan orang yang sesuai dengan kriteria yang dia mau, mungkin kalo secara sifat itu wajar ya, tapi kalo secara fisik keknya itu terlalu deh. Menurut gue yaa.. Tapi ya terserah sih, itu mah pribadi orang juga, dia mau kek apa juga yaa bodo amat, mungkin itu hal yang baik buat dia :). 

Ngomong - ngomong soal kriteria, setiap orang pasti punya deh, maunya punya pacar atau suami yang kek apa. Terus gue pernah nanya sama temen kantor gue, mba Lusi soal kriteria pasangan dia dulu itu apa dan apakah dia ngedapetin itu semua?. Jawaban dia nggak semua kriteria yang dia inginkan ada di suaminya, mungkin kalo di presentasiin sekitar 60% yang sesuai dengan kriterianya, sisanya tidak. Tapi kehidupan pernikahannya bahagia aja tuh. Katanya gitu. 

Karena memang, sebenernya dari kebahagiaan dalam suatu hubungan itu bukan karena kita ketemu atau berhubungan dengan orang yang 100% kita banget, tapi karena ketulusan kita menerima segala kekurangan sipasangan. Kalo hasil diskusi panjang gue sama Mafril, Pasangan itu kayak puzzle. Mereka itu yang melengkapi bagian - bagian dari kehidupan kita yang kosong.

Mungkin gampangnya gini ya, kalo kita kebanyakan persamaannya sama pasangan malah bisa jadi bertolak belakang. Kek magnet aja, harus besebrangan biar klop, dan mungkin atau kek puzzle, pasangan itu yang melengkapi bagian - bagian yang kosong biar jadi gambar yang bagus.

Gue punya kriteria buat pasangan, tapi gue mikir lagi, orang - orang yang nggak punya kriteria yang gue mau juga berhak buat ngedapetin cinta dan kasih sayang dari gue. Kita nggak pernah tau kan, siapa tau kita bisa lebih bahagia sama dia? :D

Jadi masih mau kekeuh sama kriteria pasangan yg lo itu pik? *selftalking* :D

Monday, February 25, 2013

Akankah Khayalan itu Menjadi Nyata ?

HUUUWHAAAAAAAAAAAAAAAAAAT....!!!!



Iya maap gue terlalu kaget.
Kaget karena nama - nama orang yang ada di dalam khayalan gue itu tau - tau ada di dunia nyata. Iya sih memang nggak ada yang nggak mungkin untuk sebuah nama. Tapiiii orang - orang yang punya nama - nama itu gue kenal. 

Oh iya, gue punya dunia khayalan, gue rasa kalian juga punya. Dunia khayalan gue gak jauh kok dari Happy Ending Story :D, yang mana tokoh pangerannya itu bernama (disensor) karena nanti ketawan itu siapa :D. Nah kenapa gue pake nama itu, karena gue pikir gue sejauh ini belum kenal sama orang dengan nama itu dan keknya juga One in million banget nama itu. Nama nama khas Jawa deh. Yaa karena gue pecinta Pria Jawa. Pria Jawa itu... ahhh gitu dah hahahha.

Bedanya, kalo di khayalan nama itu hanya untuk satu tokoh. Peran utama yang memiliki sosok badan tegap gagah, sedikit botak, berkacamata, nggak putih, hitam tapi nggak banget. Senyumnya itu bikin orang - orang pada diabet saking manisnya. Pembawaannya tenang dan humoris. Sampe orang - orang betah disampingnya dia. 

Nahhh kalo di nyata nama itu terbagi menjadi 2 orang. Orang yang 1 gue udah mengenal lebih dalam, dan yaaaaaaaaak hampir kriteria yang ada di tokoh khayalan gue itu ada yang sama dengan si nyata 1 ini. Dia punya senyum itu, gue sendiri aja gregetan kalo ngeliat dia senyum, sampe pernah gue celetukin "Jangan senyum!!" saking gue gregetannya dan dia cuma bilang "Jangan Ketawa!!" hahahha. Dia juga hitam dan dia tinggi, hanya saja tidak berkacamata. Pembawaannya nggak santai kearah cuek dan humoris. Yaa sekitar 70% mendekatilah. PERFECTO banget tokoh khayalan gue muncul di dunia nyata. Sayangnya, He is single and not available pffft.

Kalo si nyata 2 ini, gue belum kenal banyak sih. Gue cuma pernah sedikit berinteraksi sama dia, dia humoris dan ahh kaget banget deh gue pas tau namanya dia itu yaa itu. Nama yang sangat sulit di temukan. Jadi makin penasaran. Hahahhaha

Dan gue baru sadar loh pas lagi nulis ini pas playlist gue muter lagu Gigi yang Terbang :D. Ini kebetulan atau???? hmhhhh

Ahh akankah khayalan itu menjadi nyata....
YOU WISH PIK!! hahaha

Udah ah musti kudu bangun dari mimpi panjang nih hahha.
See yaa ...

Friday, February 15, 2013

Berhenti Dikamu

Dan tetiba terngiang semua kata2 di lagu ini, ini GUA BANGET BROH!

Tiap kali aku mendengar suara kamu, rasanya mau bilang IYA!, maafkan kamu, TERIMA kamu kembali...

Aku tau kamu sangat MENYESAL, aku pun juga tak sempurna. CERITA kita tiada yang bisa GANTIKAN.

Namun ada satu yang terjadi, HATIKU cinta kamu tapi TAK BISA mau KEMBALI lagi, ulang semua. Aku tak mau LUKAI kamu. Tubuhku butuh kamu tapi tak bisa rasa seperti dulu.

Rusak sudah aku....

.... dan aku melangkah pergi tanpa mau mengingatmu kembali :|

Monday, February 11, 2013

Perang Batin



....

Hati                 : “ Gue gak percaya?!”
Ego                  : “ Tapi lo harus percaya!”
Hati                 : “ Bagaimana bisa?”
Ego                  : “ Lo harus ikhlas!”
Hati                 : “Ikhlas untuk?”
Ego                  : “ Yaa untuk percaya kalo memang kenyataannya kek gitu!!”
Hati                 : Menitikan air mata dengan rasa yang amat sulit

Tuesday, February 5, 2013

L O V E L I F E

Thank GOD for everything ...


 Time goes by...
 I don't hurt anymore.
 With all the strength, i walk alone.
 Abandon all hope and dream.
  you ...


I try to walking back, to remember all the things we ever done.
But I can't ...
My heart doesn't wanna remember it all.


you are my past!
and I just need my future now.
If you wanna? sorry, i don't want it.
just forget it all.
'cause i will forgive your mistake and forget everything about you.

Love your self first.
This is how to life with love

Thursday, December 27, 2012

[NgalorNgidul] Percayalah bahagia akan datang TEPAT PADA WAKTUNYA

Dalam sendiri selalu melahirkan suatu pikiran. Dalam sendiri ini, dalam perenungan saya menemukan, menemukan sesuatu yang membuat diri ini tak berhenti bersyukur.

Tuhan tau mana yang terbaik buat umatnya. Percayalah semua sudah diatur oleh-Nya. Percayalah bahwa akan ada pelangi setelah badai. Percayalah bahwa happy ending tidak hanya milik sinetronn atau filem - filem dilayar kaca. Namun dari semua itu kita hanya memerlukan, kesabaran yang ekstra, dan pikiran yang terbuka serta mensykuri apapun yang terjadi dalam hidup ini.

"fabiayyi ala i rabbikuma tukadziban"  maka nikmat tuhan manakah yang kamu dustakan???. saya hanya bisa diam ketika mendengar kalimat tersebut, yang di lafazh kan secara berulang. Menerawang lalu berpikir.

Waktu lalu Tuhan memisahkan aku dengannya, saya marah, saya kesal dan saya sedih, kenapa Tuhan begitu tega, memisahkan saya dengan dia yang amat saya cinta. Harusnya saya bisa bahagia bersama dia. Namun sekarang saya baru tersadar, itu hanya pikiran dan angan seorang manusia yang nggak tau apa - apa. Tuhan tau segalanya. Kalo lihat dia sekarang, saya baru menyadari bahwa harusnya dari kemarin saya mensyukuri mengapa Tuhan memisahkan kami. Ya memang penyesalan datang terakhir. Semua orang tau itu.

Waktu lalu pun Tuhan menjadikan saya sebagai "perempuan pilihan", yang pada akhirnya tidak dipilih dengan dia yang saya cinta juga. Lalu setelah sakit itu apa yang Tuhan kasih?, Tuhan memberi saya pengganti, seseorang yang lebih mencintai saya daripada dia yang menjadikan saya sebagai salah satu pilihannya. Walau sementara, tapi saya amat sangat bersyukur. Tuhan memberi obat untuk luka hati. Dan walau akhirnya pun merasa terlukai, tapi tidak terlalu perih dari yang lalu. Dan sampai saat ini pun saya masih bersyukur dan masih menunggu "keajaiban" dari-Nya. Kebahagiaan pasti datang.

Waktu lalu, aku merasa dipermalukan dan dijatuhkan. Tapi kalo nggak begitu, saya nggak akan jadi begini. Nggak akan instropeksi diri dan selamanya akan menjadi manusia yang sombong. Saya yakin Tuhan akan mengangkat setelah menjatuhkan. Kapan? ya nanti, akan tiba saatnya. Sekali lagi kebahagiaan itu pasti datang.

Waktu lalu saya ditinggalkan diacuhkan dan tak dihargai. Tapi kalo nggak begitu, saya nggak akan sadar bahwa Tuhan sedang menyelamatkan saya dari sekumpulan orang - orang yang mungkin tidak baik  buat saya.

Hidup gak selamanya mulus, dan cinta nggak selamanya indah. Segalanya berpasangan, hanya tinggal tunggu saja kapan saatnya tiba. Jika hari ini bahagia, maka kelak akan bersedih dan sebaliknya. Jika hari ini sepi kelak nanti akan berganti menjadi ramai dan sebaliknya. Jika hari ini sendiri, percayalah suatu hari nanti Tuhan mengirimkan pasangan yang Paling baik buat kita.

Percayalah... Bahagia akan datang. TEPAT PADA WAKTUNYA.

Sunday, December 9, 2012

Obrolan Kereta

Pagi ini gue naik kereta abis piknik ceritanya kemaren di Kebun Raya Bogor, cerita lengkap bakal gue posting nyusul di lapak sebelah hahaha.

Di kereta pagi itu ada scene dimana gue dan ka Yana saling curcol dengan kisah cerita cinta yg nyaris sama. Intinya kita korban Cinta Lama Belom Kelar, hahahaha.

Dari curcolan pagi itu tiba2 terucap kata2 ini: "Move on itu susah, tapi bukan berartj menutup diri. Sekarang saat ya buka hati dan men-screening"

Beuuh itu efek perut laper kali yak gue bisa ngomong kek gitu, biasanya kan gue ngomongnya bakal mau nutup hati sampai datang saatnya hati ini mau di buka #tsaaah.

Dan sampai mlm ini gue gak habis pikir sama kata2 obrolan di kereta td pagi hahahaha.

Friday, October 19, 2012

Ada namun Tiada

Big Sigh...



Lagi merasa sedih yang teramat. Ketika kehilangan orang yang udah lo anggap jadi kakak sendiri, yang lo anggap bisa ngertiin lo bakal jadi sahabat selamanya. punya waktu cukup panjang buat bener - bener ngeyakinin diri kalo dia udah benci banget sama gue, yang jadinya berdampak gue seperti tidak ada dihadapannya padahal gue ada. yasudahlah ya belajar menerima pik !!

Kalo kata temen gue, "everybody changes" dan bisa saja perubahannya itu menuju arah kebaikan, buat dirinya sendiri, lingkungan atau orang lain. Kalo dipikir iya juga sih. Cuma mungkin guenya masih sedih bin kaget aja kali yak, blm bisa nerima keadaan kek begini :mewek

Gak cuma itu, gue pun merasa gue itu gak pernah "nampak" dimata mereka. Walau disitu ada gua tapi gue gak merasa gua ada diantara mereka. Entah karena pikiran gue yang melayang, yang membuat gue menjadi terlihat careless atau apa memang perasaan gue bener gue memang dianggap "tidak ada" didalam keberadaan gue itu??

Gue gak pernah bisa ngerti akan hal itu. 

Thursday, October 11, 2012

Saturday, August 18, 2012

Percaya gak Percaya

Phfiiuuhhhh....

Tengah malem gini tiba - tiba kepengen dengerin a thousand years sama jar of heartnya Christina Perry, akhirnyaaa setelah sekian lama keingetan lagi dah ancurnya cerita cinta gua.


Ketika gue menerawang, percaya ga percaya dari sekian banyak gue naksir orang, tapi tak banyak yang membekas dihati. Kata orang gua mudah jatuh cinta?, tapi pada kenyataannya gua gampang lupa, mungkin kata orang itu lebih tepat gua gampang nakasir kali ya, kalo iya gua rasa kebenarannya mencapai 90% :D


Kenapa gue bisa bilang gitu?, iya abis selama gua hidup duapuluh satu taun yang namanya mantan bisa di itung kali ga lebih dari tiga, udah gitu gua cuma punya 4 nama cowok yang benar - benar gua sayang. Tapi sayangnya gua gabisa milikin satu diantara mereka. Diantaranya hanya sesaat.


Dua orang diantaranya udah gabisa.diharapkan (baca:udahnikah), lalu yang satu baru-sebentar-tapi-ngena, tapi tetep gua harus move on dari dia, yang satuuuuuuuu masih jadi misteri.


Seseringnya gua ketemu (bekas) gebetan, atau se naksir - naksirnya gua sama kiddo, sering cerita atau ngacak2 fbnya dia cuma mau liat poto - poto mukanya yang sengak bin lucu atau diajak ngomong sama pria balok es yang pernah gua taksir, tapi tetep.aja gabisa ngurangin ingetan gua sama si empat pria itu, terutama buat dia yang baru dan si tampan  yang sampai kapanpun cerita kita never ending. Mungkin kalo buat abi dan kambing itu secara natural mulai bisa memfilter dan membatasi diri buat ga inget2 mereka2 lagi :D.


Liat baju ini inget pas ngedate, liat tempat itu inget kata - kata yang pernah diucapin, dengerin lagu ini inget pas dia nyanyiin di voice note atau lagu yang pertama kali dia kenalin ke gua dan kita nyanyiin bareng. Hal - hal kecil model apapun pasti keingetan sama mereka. Apalagi sama si tampan. Udah banyak banget waktu gua buang bareng - bareng dia, jadi udah hampir 2 tahun move on gagal terus, walau akhirnya bisa karena dibantuin sm si yang baru, dan pada akhirnya harus move on juga sama si yang baru.


Yaa itulah "move on is never ending process" jadi kaga kelar2 dah tuh ceritanya.


Pada akhirnya, percaya nggak percaya gua bisa berhenti mengharapkan mereka ber empat nama itu tapi tetep gua gabisa lupain mereka, karena mereka orang yang pernah gua cintai.


Terimakasih tampan abi kambing dan dia, yang sudah mau bersedia mampir dan menghabiskan waktu sama gua, walau sekarang gua udah narik semua harapan gua, tapi bole loh kapan - kapan kalo mau mampir kehati lagi, keknya banyak kesempatan yang gua kasih deh buat kalian :)


Nitey.


Published with Blogger-droid v2.0.4

Thursday, July 26, 2012

Kaya Judul Lagu Raisa

Haiyaaaahh......


Judul blog gua ngapa jadi kek gitu hahha.. tapi bener juga, sekarang ini gua lagi dalam perasaan kaya judul lagunya raisa yang serba salah hahahha. Kenapa begitu? kenapa begini?? gua juga kaga tau dah, udah dari sononya keknya hahhaha.

Hmhh... Serba salah pisan, jadi gini, gua itu orang yang hmhhh seneng banget main sama cowok, cerita - cerita  sama cowok, asik menurut gua. Nah nah nah, tapiiii kadang orang ituuu (cowok - cowok ) kadang sering salaaah mengartikannya *tsahhhh. Menanggap gua naksir lah, suka lah apalah, lah jelas - jelas gue sekarang lagi kapok, lagi mati rasa, lagi ga punya hati, ada sihh tapi lagi ke gembok, gemboknya belom dibalikin sama yang ngambil hahahhaha, trus ngapa berpikiran gua jadi suka sama teman teman pria gua itu??? haaahh???. 

Oke, ya enaknya yang mereka nganggap gua naksir dan dia juga naksir gua, walau gua harus berat hati bilang " sorry boy, gua cuma anggap lo jadi temen gua" dan gua tau pasti dia sakit banget (maap yaahh kamuu kalo baca *wink) tapiii gua masih bisa terus temenan sama dia kok, dia juga masih bisa curhat - curhat centil sama gua (walau biasanya dia yang jadi lebih menghindar), tp gue gak bakal ngehindar. Nahhhhhh yang gak enaknya, yang salah nangkep kalo gua naksir dia, padahal dia gak naksir gua, trus jadi aneh dan mikir macem - macem, terus segala tingkah laku gua dinilai gua mau PDKT trs kalo gua ngajakin pergi kemana dianggapnya ngeDATE, jailahhhhhhh nahhh yang begono nohh brabee dahh, jadinya kek gini nih sekrang, dia nya yang tiba - tiba menghindar, lahhhhh gua mah kaga suka sama lo tooong, aseli dah biasa aja, tapi yaudah kalo lo kepedean dengan nganggap gua naksir lo, hak lo lagi hahahha, tapi bodo amatlah sekarang.

Nahh ituu gua jad serbasalah, ntar kalo gua datar - datar aja, ada yang mrotes " gak asik lo, gak kaya biasa" ntar kalo gua kaya biasa dianggapnya hmhhhh....
Tapi bodo amat lah. capek ngurusin perasaan orang, orang aja gada yang ngurusin perasaan gua hahhaha.

Happy fasting all...
Semoga puasanya menang yaaak!! 

Babay,,,

Friday, July 6, 2012

Move on Part 2

Kayaknya hidup gue gak jauh dari yang namanya MOVE ON deh :D, baru kelar move on kemaren gue sekarang harus move on lagi. Ya walaupun gak sesulit yang sebelumnya tapi tetep aja MOVE ON namanya ahahahah. yaaahh memang Move On is Never Ending Process jadi begitulah hahha.

Beberapa hari yang lalu gue bisa tersenyum bahkan tertawa dengan santai dan bilang " yes, gue udah bisa move on"  cuma karena gue bisa menahan tidak mem-bbm atau stalking tuiter dia. Tapi yak setelah beberapa hari lalu gue baru menyadari lagi bahwa GUE BELUM BISA MOVE ON!!. Karena eh karena gue masih suka buka bbm dia, baca history chat bbm, whatsapp, sms dan ym, dan bahkan gue suka ngetik sesuatu entah ingin menyapa atau bercerita sama dia seperti kemarin - kemarin, tapi abis itu gue apus dan gak jadi kirim. Trus juga sblm tidur dan sebangunnya tidur hal yang gue lakuin adalah serach nama dia di bbm dan gue buka lalu gue ngmng gudnite or gud morning *ngomong loh bukan bbm*. yess!! i'm crazy in love with him. dan yaa ituuu gue masih suka nginget - nginget masa - masa gue sama dia, entah dari awal kenal smpe berakhirnya kemaren. Baju, tempat, lagu, dan kadang gue masih hapal loh mimik mukanya dia ketika dia ngomong sesuatu :D. *ahhh mengenang itu memang menyakitkan* tapi entah kenapa gue selalu menikmati hal itu :)

Bahkan ya sampai tadi pagi itu dalam perjalanan gue kekantor tiba - tiba pikiran gue melayang ke 21 Mei 2012, dimana saat itu gue ada dirumahnya dia, *sigh* kita nntn kartun bareng, ketawa bareng, ngobrol, seolah cerita kita itu gakan pernah habis (padahal kita habis semaleman bersama dibis) hahha tapi tetep aja seruuuu, dan yang paling gue inget adalah ketika gue bangunin dia tidur buat berangkat kerja, itu adalah moment yang menurut gue sangat sangat hmhhhh *gabisa di ungkapkan dengan kata -kata deh*, sambil nunggu dia mandi gue kembali tidur. Eh iya jangan pada mikir macem - macem iya itu kenapa pagi - pagi gue udah dirumah dia karena kita abis ngetrip bareng, dan karena bisnya gue dia yang mesenin tiketnya jadi gue ngikut sampe kerumahnya hehehe, tidurnya juga di ruang tipi kok kecapean ngetrip plus ngakak pas nonton tipi jadinya ketiduran di depan tipi :D. Oh ya lanjut cerita tadi, pas gue bangun gue ngeliat dia lagi nyisir dan ngerapihin baju kerjanya, and you know what? pikiran gue langsung melayang, gue langsung pengen bikin nasi goreng atau hanya sekedar buatin susu dan roti buat sarapan dia, trs bawain bekel makan siang *like a wife* but yeahh we are just friend and i can't do that ahahahaha. Senyum - senyum kecil aja gue ngebayanginnya. Dan yaaak masih banyak banget sebenernya cerita seru antara gue sama dia, gak cukup halaman blog ini buat menuangkan semuanya, intinya gue selalu bahagia jika gue sama dia. 


Dia itu laki - laki bukan cowo, dia itu sangat menjaga dan menghargai wanita dan orang yang sangat sayang sama keluarganya. That's why i love him :). Tapi memang ini jalanNya, kedekatan kita itu sudah berakhir, entah apa yg mengakhirinya tapi gue percaya ini jalan Alloh yang dia kasih ke gue yang paling baik :). And i always remember kata - katanya ka Della " Dia orang baik vie, jangan di hindari" iya memang gua gak ngehindar dari dia karena pada kenyataanya dia yang terlihat seperti menghindar dari gue, makanya gue lebih ingin menjaga perasaan gue dengan menunjukan sikap seolah tidak ingin bertemu dengan dirinya :'). Dan yak semoga setelah gue menuangkan sebagian cerita gue ini gue mampu buat move on. Mau gak mau harus mau. Yeayy saya bisa move on!!. *ngetik ini sambil dengerin maliq n d'essential - terlalu* Passs banget liriknya. 


Ps: i miss you :')

Published with Blogger-droid v2.0.4